SOROTAN
Beranda » Daerah » Lautan Manusia Padati Galanggang Paguah Duku, Pacu Kudo Padang Pariaman 2026 Sukses Lampaui Target

Lautan Manusia Padati Galanggang Paguah Duku, Pacu Kudo Padang Pariaman 2026 Sukses Lampaui Target

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
  • print Cetak

PADANG PARIAMAN, DETIK NAGARI — Arena pacuan kuda di Paguah Duku, Nagari Balah Aie, Kecamatan VII Koto Sungai Sarik, berubah menjadi lautan manusia pada akhir Maret 2026. Event budaya tahunan Pacu Kudo Padang Pariaman 2026 yang digelar selama dua hari, 28-29 Maret, sukses menarik perhatian puluhan ribu pengunjung dan menjadi salah satu magnet pariwisata utama di Sumatera Barat tahun ini.

Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah pengunjung tercatat mencapai angka 45.000 orang, melampaui target awal penyelenggara yang dipatok pada angka 35.000 pengunjung.

Kemeriahan Budaya dan Kehadiran Artis Nasional

Suasana kompetisi pacuan kuda semakin semarak dengan kehadiran sejumlah bintang tamu nasional dan lokal. Aktor Jefri Nichol serta penyanyi Minang yang sedang naik daun, Fauzana, turut hadir menghibur para pengunjung, yang membuat atmosfer di Galanggang Paguah Duku semakin meriah.

“Event-nya sangat seru, apalagi diundang Jefri Nichol dan penyanyi Fauzana. Pengamanan dan panitia juga sudah bekerja dengan baik,” ujar salah satu pengunjung di lokasi acara.

Dampak Ekonomi: Perputaran Uang Capai Rp6 Miliar

Tidak hanya soal hobi dan tradisi, Pacu Kudo 2026 terbukti menjadi mesin penggerak ekonomi bagi masyarakat lokal. Selama dua hari pelaksanaan, estimasi perputaran uang di lokasi mencapai Rp6 miliar.

Pemerintah daerah memfasilitasi sekitar 150 tenda UMKM untuk mendukung aktivitas perdagangan. Para pedagang kuliner, minuman, hingga mainan anak-anak mengaku mengalami peningkatan omzet yang signifikan dibanding hari biasa .

Sarana “Trauma Healing” Pasca Bencana

Bupati Padang Pariaman dalam keterangannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat. Selain aspek ekonomi dan pelestarian budaya, event ini dinilai memiliki fungsi sosial sebagai sarana trauma healing bagi masyarakat pasca diterjang sejumlah bencana alam beberapa waktu lalu.

“Saya atas nama kepala daerah mengucapkan terima kasih. Hari ini jauh lebih ramai dibandingkan tahun lalu. Selain meningkatkan perekonomian, event ini merupakan hiburan trauma healing buat dunsanak di Kabupaten Padang Pariaman,” ujar Bupati.

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berkomitmen untuk menjadikan Pacu Kudo sebagai agenda rutin tahunan yang masuk dalam kalender pariwisata unggulan, dengan skala yang lebih besar di masa mendatang guna menarik lebih banyak wisatawan mancanegara maupun domestik.

Sumber Video: Padang TV / YouTube

  • Penulis: Redaksi
  • Editor: Tim Editorial Detik Nagari

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Makan Bergizi Gratis

    “Saya Pertaruhkan Kepemimpinan demi Makan Bergizi Gratis, Uang Rakyat Tak Boleh Dikorupsi!”

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pantang mundurnya terhadap program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG) di tengah berbagai tantangan global dan kritik dalam negeri. Dalam diskusi mendalam di channel YouTube Prabowo Subianto bertajuk “Presiden Prabowo Menjawab”, Sang Presiden menyatakan bahwa dirinya siap mempertaruhkan seluruh modal politik dan kepemimpinannya demi memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan asupan […]

  • Ilustrasi secangkir kopi hitam di atas meja kayu pada pagi hari

    Banyak yang Salah! Ternyata Waktu Minum Kopi Bisa Pengaruhi Risiko Kematian

    • calendar_month 7 jam yang lalu
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DetikNagari.id — Bagi pecinta kopi, kebiasaan menyeruput kopi di pagi hari ternyata bukan sekadar rutinitas. Sebuah penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam European Heart Journal tahun 2025 mengungkap bahwa waktu minum kopi bisa berpengaruh terhadap kesehatan, bahkan hingga risiko kematian. Penelitian ini dilakukan oleh tim peneliti yang dipimpin oleh Xuan Wang dan melibatkan lebih dari 40 […]

  • petani sawit memanen tandan buah segar di kebun kelapa sawit

    Pajak Air Sawit Digenjot—Daerah Dapat PAD, Beban Bisa Bergeser ke Petani

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle redaksi.detiknagari
    • 0Komentar

    DetikNagari — Kebijakan optimalisasi pajak air permukaan (PAP) yang mulai menyasar sektor sawit tidak hanya soal menambah pendapatan daerah. Di balik itu, muncul pertanyaan yang lebih mendasar: siapa yang sebenarnya diuntungkan, dan siapa yang akan menanggung beban dari kebijakan ini? Di atas kertas, arah kebijakan ini terlihat jelas. Pemerintah daerah membutuhkan sumber pendapatan baru di tengah […]

  • Pete Hegseth Menteri Pertahanan Amerika Serikat

    Di Balik “Purge” Pentagon: Ketika Isu Ras, Loyalitas, dan Politik Bertabrakan di Tubuh Militer AS

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Washington, 4 April 2026 — Pemecatan sejumlah jenderal senior Angkatan Darat Amerika Serikat oleh Menteri Pertahanan Pete Hegseth tidak hanya memicu kontroversi soal stabilitas militer di tengah perang Iran. Di balik itu, mulai muncul pertanyaan yang lebih sensitif: apakah ada dimensi ras dan kebijakan keberagaman yang ikut berperan dalam gejolak ini? Sejumlah media internasional mulai […]

  • Proses pengolahan nira aren menjadi bioetanol energi terbarukan

    Energi Hijau dari Nira: Menilik Potensi Bioetanol Aren bagi Kemandirian Nasional

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle redaksi.detiknagari
    • 0Komentar

    Detik Nagari – menelusuri potensi strategis nira aren yang melampaui sekadar produk pangan, yakni sebagai bahan baku ideal untuk produksi bioetanol atau energi terbarukan. Di tengah ambisi transisi energi nasional, aren menawarkan efisiensi proses fermentasi yang sangat kompetitif dibandingkan komoditas lain seperti tebu atau singkong. Kandungan gula yang tinggi pada nira aren memungkinkan konversi menjadi […]

  • Veda Ega Pratama Podium 3 Moto3 Brasil 2026 Sejarah Indonesia

    UKIR SEJARAH DUNIA! Veda Ega Pratama Jadi Pembalap Indonesia Pertama Raih Podium Grand Prix di Moto3 Brasil 2026

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle redaksi.detiknagari
    • 0Komentar

    GOIANIA, BRASIL – Lagu Indonesia Raya nyaris berkumandang di Negeri Samba. Pembalap muda ajaib asal Indonesia, Veda Ega Pratama, resmi mengukir tinta emas dalam sejarah otomotif tanah air. Tampil gemilang di Sirkuit Ayrton Senna, Goiania, pada Minggu (22/3/2026) malam WIB, Veda berhasil mengamankan podium ketiga di seri Moto3 Brasil 2026. Pencapaian ini bukan sekadar piala […]

expand_less