SOROTAN
Trending Tags
Beranda » Nasional » Misteri Motor Listrik BGN: Anggaran Cair, Unit Tersimpan, Pabrik Tertutup?

Misteri Motor Listrik BGN: Anggaran Cair, Unit Tersimpan, Pabrik Tertutup?

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 19 jam yang lalu
  • print Cetak

Bogor — Pengadaan puluhan ribu unit motor listrik oleh Badan Gizi Nasional (BGN) untuk operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terus menuai perhatian. Di balik klaim sebagai produk dalam negeri dengan nilai proyek mencapai triliunan rupiah, sejumlah fakta di lapangan justru membuka pertanyaan baru—mulai dari transparansi produksi hingga konsistensi kebijakan anggaran.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menegaskan bahwa pengadaan kendaraan tersebut merupakan bagian dari kebutuhan operasional program Makan Bergizi Gratis. Ia menyebut motor listrik itu diproduksi di dalam negeri dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) sekitar 48,5 persen, serta ditujukan untuk mendukung mobilitas kepala SPPG di berbagai daerah.

Namun, di sisi lain, Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, sempat menyampaikan bahwa usulan pengadaan kendaraan tersebut sebelumnya tidak menjadi prioritas. Pernyataan ini memunculkan pertanyaan publik tentang bagaimana sebuah program yang sempat dipertanyakan justru tetap berjalan dalam skema anggaran negara.

Produksi Lokal, Transparansi Tertutup

BGN menyatakan motor listrik tersebut merupakan hasil produksi dalam negeri yang berlokasi di Citeureup, Bogor. Nama PT Adlas Sarana Elektrik kemudian muncul sebagai pihak yang terkait dengan produksi, dengan produk yang dikenal sebagai motor listrik EMMO.

Namun, ketika media mencoba melakukan verifikasi langsung ke lokasi pabrik, akses tidak diberikan. Wartawan diminta mengajukan permohonan resmi dan tidak diperkenankan melihat langsung proses produksi di dalam fasilitas tersebut.

Kondisi ini menjadi sorotan, mengingat proyek yang menggunakan dana negara umumnya menuntut tingkat keterbukaan yang tinggi. Minimnya akses publik membuat sejumlah aspek tidak dapat diverifikasi secara langsung, termasuk kapasitas produksi dan kesiapan fasilitas.

Di sisi lain, TKDN sebesar 48,5 persen menunjukkan bahwa meskipun secara regulasi memenuhi syarat, lebih dari separuh komponen kendaraan masih berpotensi berasal dari luar negeri. Komponen utama seperti baterai, motor penggerak, dan sistem kontrol hingga kini belum dijelaskan secara rinci asal-usulnya di ruang publik.

Dalam praktik industri, kondisi ini biasanya mengarah pada skema perakitan lokal berbasis komponen impor (CKD/IKD), atau kerja sama manufaktur dengan pihak ketiga.

Anggaran Jalan, Produksi Dikejar

Dari sisi anggaran, pengadaan ini tercatat dalam APBN 2025, namun realisasi fisiknya berlanjut hingga 2026 melalui mekanisme Rekening Penampungan Akhir Tahun Anggaran (RPATA). Skema ini memungkinkan kontrak ditetapkan di akhir tahun, sementara penyelesaian pekerjaan dilakukan pada tahun berikutnya.

BGN menyebut pembayaran dilakukan secara bertahap (termin), sesuai progres pekerjaan. Secara administratif, mekanisme ini sah. Namun dalam praktiknya, penggunaan RPATA sering dikaitkan dengan pola percepatan serapan anggaran di akhir tahun.

Di saat yang sama, timeline produksi juga memunculkan tanda tanya. Desain motor baru diketahui didaftarkan pada Agustus 2025, sementara dalam waktu singkat proyek sudah berjalan dalam skala puluhan ribu unit.

Secara industri, proses dari desain hingga produksi massal kendaraan biasanya membutuhkan waktu lebih panjang, termasuk pengujian dan validasi. Hal ini membuka kemungkinan bahwa produksi tidak sepenuhnya dilakukan secara mandiri, melainkan melalui skema perakitan cepat, subkontrak, atau kerja sama OEM.

Pernyataan Purbaya yang mengindikasikan adanya penolakan awal dari sisi fiskal semakin memperkuat dugaan adanya dinamika kebijakan di tengah jalan. Sementara BGN tetap berpegang pada kebutuhan operasional program, perbedaan pandangan antar lembaga ini menunjukkan adanya celah koordinasi dalam proses perencanaan dan pelaksanaan anggaran.

Secara formal, pengadaan motor listrik BGN memiliki dasar administratif yang sah. Namun di balik itu, masih terdapat sejumlah pertanyaan mendasar yang belum terjawab secara terbuka—mulai dari identitas produsen yang sesungguhnya, rantai pasok komponen, hingga kesiapan produksi dalam memenuhi skala proyek.

Dalam proyek publik bernilai besar, transparansi bukan sekadar pelengkap, melainkan fondasi utama. Tanpa keterbukaan, program yang dirancang untuk kepentingan masyarakat justru berisiko menyisakan keraguan di tengah publik.

  • Penulis: Redaksi
  • Editor: Tim Editorial Detik Nagari

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Everyday Tech: Ordinary Gadgets with Extraordinary Features for 2023

    Everyday Tech: Ordinary Gadgets with Extraordinary Features for 2023

    • calendar_month Sabtu, 17 Feb 2024
    • account_circle redaksi.detiknagari
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Konvoi kendaraan pasukan UNIFIL di Lebanon Selatan saat patroli di wilayah konflik

    3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Perlindungan Pasukan PBB Dipertanyakan

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle redaksi.detiknagari
    • 0Komentar

    DETIK NAGARI — Kabar gugurnya tiga prajurit TNI dalam misi perdamaian PBB di Lebanon Selatan datang beruntun, kurang dari dua hari. Peristiwa pada akhir Maret 2026 itu segera memicu reaksi internasional. Namun di luar kecaman yang mengalir, muncul pertanyaan yang lebih mendasar. Mengapa pasukan penjaga perdamaian kini justru ikut menjadi korban di wilayah yang seharusnya […]

  • Inspirational Tales of Gadgets Changing Lives for the Better

    Inspirational Tales of Gadgets Changing Lives for the Better

    • calendar_month Rabu, 21 Feb 2024
    • account_circle redaksi.detiknagari
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Israel-Hamas war live updates: Anti-U.S. opinion in Arab countries grows over support for Israel, leaders tell Blinken

    Israel-Hamas war live updates: Anti-U.S. opinion in Arab countries grows over support for Israel, leaders tell Blinken

    • calendar_month Jumat, 9 Feb 2024
    • account_circle redaksi.detiknagari
    • 0Komentar

    President Joe Biden was visiting Mother Emanuel AME Church in Charleston, South Carolina, on a campaign stop today when a group of war protesters interrupted his speech. “If you really care about the lives lost here, then you should honor the lives lost and call for a ceasefire in Palestine,” one protester shouted during his […]

  • Nozzle pompa bensin di SPBU sebagai ilustrasi krisis energi

    Harga Minyak Tembus USD116, Krisis Energi Global Mulai Ganggu Aktivitas Sejumlah Negara

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    DetikNagari.id – Krisis energi global mulai berdampak nyata di berbagai negara, seiring lonjakan harga minyak dunia dan terganggunya distribusi akibat konflik di Timur Tengah. Harga minyak mentah Brent sebagai acuan global saat ini bergerak di kisaran USD103 hingga USD116 per barel dalam beberapa hari terakhir. Kenaikan ini terjadi setelah konflik di kawasan Teluk memicu kekhawatiran […]

  • Makan Bergizi Gratis

    “Saya Pertaruhkan Kepemimpinan demi Makan Bergizi Gratis, Uang Rakyat Tak Boleh Dikorupsi!”

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pantang mundurnya terhadap program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG) di tengah berbagai tantangan global dan kritik dalam negeri. Dalam diskusi mendalam di channel YouTube Prabowo Subianto bertajuk “Presiden Prabowo Menjawab”, Sang Presiden menyatakan bahwa dirinya siap mempertaruhkan seluruh modal politik dan kepemimpinannya demi memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan asupan […]

expand_less